Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Peredaran Rokok Illegal Bukan Wewenang BP Batam, Apakah Akan Dibiarkan?

Selasa, 06 Februari 2024, Selasa, Februari 06, 2024 WIB Last Updated 2024-02-06T13:41:46Z

Batam,- Pesatnya pertumbuhan peredaran Rokok Illegal merek OFO tanpa badan hukum di Kota Batam mulai dari kios kaki lima, minimarket dan swalayan hingga keluar Kota Batam ke berbagai provinsi di Indonesia terkesan dibiarkan.


Media bongkarkasus.com mencoba mengkonfirmasi "Afuan" selaku kepala Direktorat Lalu Lintas Barang di BP Batam terkait makin maraknya peredaran Rokok merek OFO yang tidak memiliki Badan Usaha (perusahaan) dan pita cukai tersebut lewat media sosialnya (WA), (Selasa, 06/02/2024).


"Dari tahun 2019 BP Batam tidak pernah menerbitkan perijinan rokok, jadi kita tidak ada kewenangan untuk pengawasan kegiatan ilegal tersebut, BP Batam hanya melakukan pengawasan terkait perijinan yang diterbitkan saja" ujar Afuan lewat whatsaap nya.


Artinya BP Batam tidak mengetahui sama sekali adanya produk illegal yang lagi marak ini.


setelah di informasikan bongkarkasus.com hingga saat ini BP Batam tidak bisa mengambil sikap untuk mengantisifasi kebocoran pendapatan Negara dari Sektor Pajak dengan alasan bukan kewenangan dari BP Batam.


"Sampai detik ini belum ada, karena terkait cukai juga bukan kewenangan BP Batam untuk mengawasinya, dan untuk suatu usaha yang menghasilkan produk tanpa badan usaha, hal ini bukan kewenangan Direktorat lalu lintas barang, mungkin detilnya bisa ke Humas BP saja ya", tutup nya.


Diketahui Direktorat Lalu Lintas Barang mempunyai tugas melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan pemberian layanan industri, perdagangan serta melakukan monitoring dan pelaporan perdagangan dan industri di wilayah kerja Badan Pengusahaan Batam.


Namun sangat disayangkan Tugas ini hanya berlaku pada ijin yang dikeluarkan saja.


Diketahui harga Rokok Merek OFO ini dipasarkan dikios dengan harga yang sangat fantastis dari Rp. 15.000 sampai dengan harga Rp. 17.000 per bungkus. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Peredaran Rokok Illegal Bukan Wewenang BP Batam, Apakah Akan Dibiarkan?
  • 0

Terkini

Peristiwa

+

Topik Populer