Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Pertamina, Hiswana Dan Aparat Penegak Hukum Diduga Mafia BBM Bersubsidi

Jumat, 27 April 2012, Jumat, April 27, 2012 WIB Last Updated 2013-09-29T13:07:37Z

salah satu kasus yang disembunyikan
 dari publik
Batam - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dibatam, korbannya adalah masyarakat yang kurang mampu, kenyataa ini menggambarkan bahwa begitu bobroknya kinerja Pertamina dan instansi terkait yang tidak pernah memperhatikan kesejahteraan serta melindungi masyarakat dengan sebaik-baiknya.


sampai kapan lamanya masyarakat di bingungkan oleh raibnya BBM yang di subsidi pemerintah untuk masyarakat yang kurang mampu, dimana masalah tersebut harusnya menjadi tanggung jawab pemerintah, pertamina dan instansi terkait. Sampai saat ini, banyak kasus-kasus yang telah ditangani penegak hukum bahkan sudah sampai ke BPH migas, namun apa yang di dapat masyarakat dari kinerja mereka, semua kasus itu di peti eskan oleh para penguasa itu, seperti orang hukum mengatakan KUHP (kasih uang habis perkara). Segala bentuk laporan sudah di lakukan masyarakat, namun selalu menghilang di tengah jalan alias KUHP oleh instansi terkait, ujar salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya.



seperti kasus penggerebekan gudang BBM di batuaji milik PT DUA SRIKANDY hingga saat ini masyarakat tidak tau bagaimana ujungnya pada hal sewaktu penggerebekan semua instansi terkait mengatakan bahwa PT DUA SRIKANDY jelas bersalah dan sudah melanggal peraturan pemerintah dan dikenai denda 60 millyar. masyarakat saat ini dinilai tidak percaya lagi sama pemerintah dan pertamina karena masyarakat sudah melihat kinerja mereka yang tidak profesional.



Menurut rumor yang berkembang di masyarakat Kota batam, bahawa mafia BBM subsidi itu sebenarnya adalah pertamina,BPH migas, disperindag, dan SPBU yang tersisteminasi dengan para penampung yang di sahkan disperindag legalitasnya. merekalah sebenarnya mafianya ujar LSM KAT dan HAM dikantor  kerjanya. Tanda tanya besar terkait maraknya kasus – kasus yang ada di wilayah hukum Polda Kepri tersebut yang biasa tangkap-lepas. namun sangat disayangkan oleh Ilhamsyah selaku ketua LSM KAT dan HAM ada apa dengan media lokal yang besar di kota batam ini yang tidak mau mempublikasikan semua kejadian yang di peti es kan tersebut. yang tidak pernah memberikan informasi yang jelas dan akurat sesuai dengan perannya sebagai kontrol sosial untuk masyarakat kota Batam khususnya dan pada umumnya masyarakat indonesia.(marto/martohonan)
Komentar

Tampilkan

  • Pertamina, Hiswana Dan Aparat Penegak Hukum Diduga Mafia BBM Bersubsidi
  • 0

Terkini

Peristiwa

+

Topik Populer